Buaya di Muara Besar, momok bagi masyarakat
Mokopiut--Populasi buaya di sungai Muara Besar, Ogodeide Tolitoli Sulawesi Tengah menjadi momok masyarakat setempat.
Pasalnya, setiap tahun menelan korban jiwa manusiawi 2 sampai 3. Sebuah penomena yang tampak tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Di satu sisi, ketergantungan masyarakat setempat dengan sungai dan rawa sulit dihentikan karena menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Atas nama warga, kata ketua forum masyarakat dondo (FMD) Idris Langgai S Sos, bukti tidak ada perhatian akan bahaya yang setiap mengancam jiwa warga adalah papan peringatan pun tidak ada.
Ada beberapa hal bisa dilakukan pemerintah misal melakukan pemindahan populasi ke penangkaran.
Bahaya ini selalu mengancam, contoh Minggu (22/1), lagi seorang warga Dusun II Desa Lampasio, tewas diterkam buaya di Desa Pagaitan, Ogodeide Tolitoli.
Duka bagi kami warga Dondo kembali tahun ini, bagaimana tidak ibu rumah tangga Hasrawsti atau biasa dipanggil Neneng bersama suami hendak mencari rejeki tiba-tiba diterkam hingga kakinya terputus.
Ke depan Idris berharap, pemerintah memberikan perhatian khusus akan bahaya buaya liar di sepanjang sungai tersebut.
Komentar
Posting Komentar